Dampak Negatif Makanan Cepat Saji Sebabkan Obesitas Hingga Kanker

Dampak Negatif Makanan Cepat Saji Sebabkan Obesitas Hingga Kanker

Junk food atau yang biasa kita sebut dengan makanan cepat saji merupakan temuan terbaik bagi mereka yang mencari kenyamanan dan kecepatan dalam memilih makanan. Meski memiliki rasa yang enak, namun belakangan ini, makanan capat saji adalah salah satu penyebab meningkatnya masalah kesehatan. Mulai dari resiko penyakit jantung bahkan juga kanker.

Hal tersebut juga di dukung dengan kandungan yang terdapat pada makanan cepat saji, antara lain:  makanan cepat saji cenderung tinggi kalori, banyak mengandung gula, garam, lemak jenuh, lemak trans, dan juga bahan pengawet. Dilansir dari Medical News Today, sejumlah studi telah membuktikan tentang dampak negatif dari makanan cepat saji untuk kesehatan. Efek samping ini bisa di rasakan dalam waktu jangka pendek, maupun jangka panjang.
Mungkin masih banyak dari kamu yang bertanya-tanya, apasih bahaya dari makanan cepat saji? Dari pada penasaran, langssung saja simak artikel di bawah ini.

Dampak Negatif Konsumsi Makanan Cepat Saji untuk Kesehatan

Makanan cepat saji merupakan olahan cepat pengganti makanna rumahan. Jika kita mengkonsumsinya sesekali, mungkin masih aman untuk kesehatan. Namun jika kita makan terlalu sering atau terlalu banyak seperti contohnya acara mukbang, ini akan berdampak negatif untuk kesehatan kita. Dampak negatif dari junk food atau makanan cepat saji antara lain sebagai berikut:

1. Menambah Berat Badan

Dalam makanan cepat saji lebih banyak mengandung kalori dan lemak jika di bandingkan denagan makanan seshat. Jika kita mengkonsumsinya secara berlebihan. Akan memicu naiknya berat badan secara berlebiahan dan akan rentan mengalami obesitas.

BACA JUGA  Wajib di Coba, Cara Menurunkan Kolesterol Secara Alami

Disamping itu kandungan lemak trans yang tinggi dalam makanan cepat saji dapat memicu kolestrol dalam darah naik. Dan dapat berkelanjutan hingga menyebabkan penyakit jantung hingga stroke.

2. Menyebabkan Kerusakan Gigi

Makanan cepat saji pada umumnya disandingkan dengan minuman-minuman yang bersifat manis yang tinggi karbohidrat dan glukossa. Asupan tinggi gula dan karbohidrat dari makanan cepat saji jika di konsumsi akan meningkatkan asam, dan asam ini dapat merusak enamel (lapisan pelindung gigi), yang mengakibatkan gigi berlubang.

3. Memperbesar Resiko Kanker

Berbagai riset kesehatan telah membutikan bahwa pola  makan tak sehat dalam artian pola makan tinggi lemak dan kalori serta kurang serat,  dan kurang olahraga juga turut serta meningkatkan resiko seseorang rekena pnyakit kanker. Junk food atau makanan mengandung senyawa karsinogenik yang dapat mencetuskan kanker, apalagi jika makanan tersebut melalui proses penggorengan menggunakan minyak yang dipakai berulang kali.

4. Meningkatkan Resiko Gangguan Pernapasan

Dalam sebuah penelitian mengatakan bahwa anak-anak yang mengonsumsi makanan cepat saji setidaknya tiga kali seminggu akan berisiko terkena obesitas dan peningkatan terjadinya atau kambuhnya gejala asma. Dan untuk orang dewasa, obesitas (kelebihan berat badan) yang mengintai lebih mengarah  pada sesak napas, mengi, serta sleep apnea.

Selain beberapa gangguan kesehatan di atas, terlalu banyak mengonsumsi makanan siap saji (junk food) yang mengandung tinggi garam dan lemak juga dapat menjadi penyebab munculnya masalah kesehatan lain, seperti tekanan darah tinggi dan perut kembung.

Kurangi Konsumsi Makanan Cepat Saji

Untuk kamu yang sangat gemar mengkonsumsi makanan cepat saji, sebaiknya mulai sekarang cobalah untuk membatasinya. Namun saat kamu ingin mengkonsumsi makanan cepat saji sebaiknya cermati dulu berapa jumlah kalori, lemak dan garam yang terkandung dalam produk makanan tersebut. Dan kurangilah porsi menu makanan siap saji  dengan porsi yang lebih sedikit dari porsi besar yang biasa ditawarkan.

BACA JUGA  Mengejutkan! Inilah Fakta Dibalik Cara Menghilangkan Komedo Hitam dengan Pasta Gigi

Bukan hanya makanan, kita juga harus memperhatiakn minuman yang kita konsumsi, termasuk konsumsi minuman bersoda pun juga harus di perhatikan. karena dalam segelas nimuman soda setidaknya terkandung kurang lebih sekitar 200-300 kalori. Anda dapat mengganti dengan memperbanyak minuman air putih atau teh tawar.

Karena banyaknya dampak buruk bagi kesehatan, mulai sekarang hindarilah konsumsi makanan siap saji terlalu sering. Dan coba beralih untuk menerapkan mengkonsumsi makanan yang sehat setiap hari agar tubuh kamu selalu bugar dan terhindar dari beragam penyakit.

 

About Mia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *