Telapak Tangan Sering Berkeringat? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Telapak Tangan Sering Berkeringat? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Telapak tangan yang berkeringat merupakan kondisi yang membuat kita kesulitan untuk memegang sesuatu atau bahkan malu saat hendak berjabat tangan dengan  orang lain. Telapak tangan sering berkeringat merupakan salah satu pertanda primary focal hyperhidrosis, yaitu kondisi di mana tubuh mengeluarkan keringat berlebih hanya di area-area tertentu saja, seperti di ketiak, telapak kaki, atau telapak tangan saja.

Biasanya, telapak tangan akan mulai berkeringat ketika kita dalam kondisi cemas atau sedang tertekan akan sesuatu. Namun ternyata, pada sebagian kasus tangan berkeringat tak hanya disebabkan hal itu saja. Tangan bisa tiba-tiba mengeluarkan keringat meskipun saat kita sedang bersantai. Jika kamu tidak nyaman dengan kondisi ini, ada baiknya kamu mencari tau apa penyebab telapak tangan sering berkeringat dan cara mudah untuk mengatasi telapak tangan sering berkeringat.

Penyebab Tangan Sering Berkeringat

Apakah kamu pernah mendenagar bahwa ketika telapak tangan berkeringat berlebihan itu adalah tanda penyakit jantung?banyak sekali orang-orang yang mengaitkan kedua hal tersebut. Apakah ini sekedar mitos atau fakta? Mari kita bahas dalam ulasannya berikut ini!

1. Faktor psikologis

Kondisi psikologis adalah salah satu penyebab utama telapak tangan sering berkeringat. Karena ketika dalam keasdaan cemas, khawatir, stres, atau panik dapat berimbas pada meningkatnya produksi keringat, khususnya di bagian telapak tangan.

Ketika seseorang sedang mengalami masalah atau gugup misalnya harus berbicara di depan orang banyak, biasanya telapak tangan akan terasa basah. Hal seperti ini dapat terjadi karena tubuh mengeluarkan hormon stres (kortisol) yang dapat meningkatkan denyut jantung dan suhu dalam tubuh. Kemudian tubuh mengeluarkan keringat untuk membuang panas sebagai bentuk penyesuaian akan kondisi tersebut.

BACA JUGA  Apa itu Sinusitis? Cari Tau Penyebab, Gejala, Serta Cara Mengobatinya

2. Berat Badan Berlebih

Pada orang-orang dengan berat badan berlebih atau obesitas, sangant berpotensi mengalami hiperhidrosis (keringat berlebih) tak hanya di telapak tangan, tetapi di seluruh bagian tubuh. Yang disebabkan karena orang yang yang memiliki berat badan berlebih memiliki suhu tubuh lebih tinggi, dikarenakan sel lemak yang banyak bersifat sebagai isolator atau penyekat panas.

Disamping itu, orang-orang yang memiliki berat badan yang berlebih, membutuhkan tenaga yang lebih banyak untuk bergerak, sehingga menyebabkan keluarnya keringat.

3. Mengkonsumsi Makanan Tertentu

Ada beberapa jenis makanan atau minuman yang dapat menyebabkan produksi keringat menjadi lebih meningkat, di antaranya adalah makanan pedas, kafein, dan alkohol. Ketiganya diketahui dapat meningkatkan suhu dalam tubuh, dan mengakibatkan keringat yang keluar jadi lebih banyak.

4. Penyakit Jantung

Pada penderita penyakit jantung, kemampuan jantung untuk menjaga suplai darah di dalam tubuhnya akan berkurang, yang mengakibatkan jantung memompa lebih kuat untuk beradaptasi dengan tubuh. Dan otomatis akan mengaktifkan sistem saraf tertentu yang menakibatkan munculnya keringat berlebihan.

5. Diabetes

Penderita diabetes juga berpotensi mengalami keringat berlebih di tangan atau bagian tubuh lain, jika sudah terjadi gangguan saraf yang mengatur fungsi kelenjar keringat. Tak hanya itu, apabila gula darah mengalami penurunan secara drastis akibat efek samping obat-obatan untuk diabetes, tubuh juga akan mengeluarkan keringat dingin.

6. Ganggguan Kelenjar Tiroid

Kelenjar tiroid adalah bagian dari tubuh manusia yang berperan sebagai pengahsil hormon tiroid. Gangguan pada kelenjar tiroid dapat menyebabkan kelenjar tersebut memproduksi hormon secara berlebihan, sehingga dapat menjadi pemicu meningkatnya detak jantung dan produksi keringat berlebih

7. Menopouse

Berakhirnya siklus menstruasi pada wanita atau yang biasa kita sebut dengan menopouse, biasanya mulai terjadi ketika seorang wanita menginjak wanita berusia 45 tahun. Hal ini menyebabkan terjadinya perubahan hormon dalam tubuh. Pada umumnya wanita menopause mengalami peningkatan suhu tubuh yang menyebabkan produksi keringat meningkat, terutama di malam hari.

BACA JUGA  Jangan skip! Inilah Segudang Manfaat dari Buah Naga Merah

Cara Mengurangi Keringat Berlebih Pada Telapak Tangan

Meski sering kali bukan disebabkan oleh kondisi medis yang serius pasti hal ini seringkali mengganggu aktivitas dan kepercayaan diri kita bukan? Berikut ini adalah ada beberapa cara yang dapat kamu lakukan untuk mengatasi keringat berlebih, antaa lain:

  1. Cobalah untuk rutin melakukan relaksasi dan jangan terlalu stres atau memikirkan keadaan yang dapat menimbulkan kecemasan.
  2. Sebisa mungkin hindarilah hal-hal yang dapat merangsang aktivitas kelenjar keringat contohnya merokok, minum kopi, atau mengonsumsi obat-obatan yang dapat meningkatkan denyut jantung.
  3. Gunkan deodoran atau salep yang mengandung antiperspirant untuk membantu menutup pori-pori kulit tempat keluarnya keringat.
  4. Melakukan aktivitas di tempat yang sejuk, dan gunakan pakaian dengan bahan yang mudah menyerap keringat

Keringat berlebih yang hanya terjadi sesekali dan bersifat sementara, pada umumnya bukan disebabkan oleh kondisi medis yang berbahaya. Meski demikian, kamu juga perlu waspada apabila kondisi tersebut terjadi secara terus-menerus atau disertai dengan beberapa keluhan lainnya misalkan adanya nyeri dada, pusing, sesak napas, pingsan, sering berdebar, penurunan berat badan, atau adanya riwayat penyakit jantung sebelumnya.

Jadi dapat disimpulkan bahwa, telapak tangan yang sering berkeringat tidak selalu menandakan adanya penyakit jantung. Namun, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter apabila keringat berlebih keluar disertai dengan keluhan dan gejala tersebut, agar cepat mendapat penanganan yang tepat

About Mia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *