Rahasia Diet Ibu Menyusui Tanpa Mengurangi ASI

Rahasia Diet Ibu Menyusui Tanpa Mengurangi ASI

Diet Ibu Menyusui Tanpa Mengurangi ASI- Setiap wanita cenderung memperhatikan masalah penampilannya. Mulai dari riasan wajah, baju, hingga bentuk tubuh. Bentuk tubuh yang ideal umumnya dapat membantu meningkatkan rasa percaya diri untuk wanita. Oleh sebab itu, tak jarang dari mereka rela untuk mencoba segala jenis diet agar memiliki bentuk tubuh ideal,  termasuk saat sedang menyusui.

Meningkatnya berat badan ketika hamil merupakan hal yang wajar dialami oleh setiap wanita. Meski begitu, masih banyak ibu – ibu yang kurang percaya diri dengan bentuk tubuh mereka, yang pada akhirnya banyak diantara mereka memutuskan untuk segera melakukan diet pasca melahirkan untuk bisa mengembalikan bentuk tubuh ideal seperti sebelumnya.

Namun yang menjadi pertanyaan, Apakah ibu menyusui boleh melakukan diet? Dan bisakah diet ibu menyusui tanpa mengurangi ASI? Nah, Untuk lebih jelas lagi, bangnazir akan mengupas diet saat menyusui tentang diet saat menyusui dalam artikel berikut ini.

Mungkinkah Diet Ibu Menyusui Tanpa Mengurangi ASI?

Pasca melahirkan, selain mengurus dan merawat sang buah hati, tugas utama seorang ibu adalah mengASIhi bayi mereka. Pada umumnya, bayi yang baru lahir akan menyusu setiap kurang lebih 1 – 2 jan sekali. Oleh karenanya Payudara Busui akan terpancing untuk terus menghasilkan dan mengeluarkan ASI. Ketika ibu sedang menyusui siang dan malam, tubuh mereka otomatis membutuhkan banyak energi dan menjadi gampang lapar.

BACA JUGA:  6 Manfaat Infused Water Untuk Diet Hingga Mencegah Penuaan

Oleh sebab itu, lumrah saja jika saat menyusui, rasa ingin makan pada Busui akan semakin meningkat. Namun, hal ini pasti juga dapat membuat Busui kesusahan untuk menurunkan berat badan pasca melahirkan. Atau bahkan  justru membuat berat badan pada Busui semakin bertambah.

Nah, jika saat periode ini Busui ingin melakukan diet, usahakan Busui tidak melakukan secara berlebih, ya. Diet saat menyusui sebetulnya sah-sah saja, kok. Namun, Busui tidak disarankan untuk menerapkan diet ketat, yaitu diet yang dilakukan dengan mengubah pola makan secara drastis.

Contohnya, Busui sengaja melewatkan jadwal jam makan pagi dan makan malam, menukar menu makan lengkap dengan menu yang tanpa lemak atau karbohidrat, atau hanya mengonsumsi sayur dan buah-buahan setiap harinya.

Memang, diet semacam itu diyakini mampu membantu menurunkan berat badan dalam saat waktu yang singkat. Namun sebenarnya diet itu tidak lah sehat dan sangat tidak disarankan untuk Busui, karena akan membuat Busui hanya akan memperoleh sedikit kalori dan gizi dari makanan.

Karena sebenarnya, saat menyusui Busui memerlukan extra kalori dan gizi, lho. Selainnya untuk sumber energi Busui, semua yang Busui konsumsi akan berperanan penting untuk mendukung gizi yang terdapat dalam ASI dan membantu meningkatkan produksi ASI.

Dan apabila Busui masih tetap melakukan diet ketat, dikhawatirkan kebutuhan nutrisi pada bayi yang disalurkan melalui ASI menjadi terhambat dan tidak terpenuhi dengan baik. Karena hal itu juga dapat mempengaruhi proses tumbuh kembang sang buah hati.

BACA JUGA:  Telapak Tangan Sering Berkeringat? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Disamping itu, Busui akan kekurangan energi yang diperlukan untuk produksi ASI, hingga ASI yang dihasilkan juga akan menjadi sedikit. Kekurangan energi akan membuat Busui lemas, dan ini tentu saja akan mengakibatkan Busui kesusahan untuk menjaga sang buah hati dan menyusuinya, kan? Jadi sebenarnya diet ibu menyusui tanpa mengurangi ASI merupakan hal yang

Tips turunkan Berat Badan Saat Menyusui

Untuk kamu yang tetap ingin melakukan cara diet ibu menyusui tanpa mengurangi asi, sebenarnya masih bisa kok, tentu saja menggunakan cara yang aman dan sehat. Mau tau  apa saja tips turunkan berat badan saat sedang menyusui? Berikut ini beberapa tips yang dapat Busui lakukan untuk membantu menurunkan berat badan:

  • Usahakan makan secara teratur dan jangan sampai melewati jadwal makan.
  • Biasakan untuk makan dengan porsi kecil, namun sering.
  • Konsumi makanan – makanan yang sehat.
  • Memilih camilan sehat seperti buah-buahan, sayur, dan kacang-kacangan.
  • Disarankan untuk perbayak minum air putih untuk mencegah dehidrasi.
  • Sebisa mungkin hindari minuman manis yang tinggi kalori, seperti juice, minuman bersoda, atau teh dan kopi yang memiliki kandungan gula.
  • Hindari makanan yang dimasak dengan proses penggorengan, sebagai gantinya kamu bisa memilih makanan yang direbus, oseng, atau panggang.
  • Usahakan untuk memperbanyak konsumsi makanan yang kaya akan serat dan berprotein tinggi.
  • Sebisa mungkin hindari junk food (makanan siap saji).
  • Upayakan untuk selalu aktif bergerak dan memilih olahraga yang cocok dengan kondisi tubuh Busui.
  • Hindari Stres yang berlebihan.
BACA JUGA:  Inilah 7 Cara Tepat Menjaga Kesehatan Mata Agar Tetap Sehat

Selain beberapa tips tersebut, hal yang penting lain yang harus mulai diterapkan adalah tidur yang cukup. Seperti yang telah kita ketahui tidur yang cukup (idealnya 8 jam) juga bisa membantu proses penurunan berat badan lhoo. Karena saat kita lelah, tubuh kita akan mengeluarkan hormon kortisol dan hormon stres lainnya. Nah hormon ini dapat menyebabkan naiknya berat badan kita.

Setelai mengetahui info diatas, selainnya tahu bahaya dibalik diet ketat, sekarang Busui tak perlu kebingungan dalam turunkan berat tubuh sesudah melahirkan, ya. Karena jika tips – tips di atas diterapkan secara konsisten, maka otomatis berat badan Busui perlahan-lahan juga akan menyusut dan dapat kembali ideal seperti sebelumnya.

Disamping itu, penting bagi Busui untuk menyusui buah kesayangan sekerap mungkin. Karena menyusui dapat membantu mempercepat pembakaran lemak dan pengurangan berat badan, lhoo.

Demikian informasi seputar rahasia diet ibu menyusui tanpa mengurangi ASI yang dapat kami suguhkan, Semoga bermanfaat dan tetap semangat mengASIhi.